Waktu Maghrib adalah waktu shalat keempat dalam sehari bagi umat Islam, dimulai setelah matahari terbenam dan berlangsung hingga hilangnya cahaya merah di langit barat (mulai masuk waktu Isya’/terbitnya kekaburan malam tergantung mazhab).
Dalam bahasa Arab, Maghrib (المغرب) berarti "tempat terbenamnya matahari." Namun dalam fikih Islam, waktu maghrib dimulai sejak matahari tenggelam sempurna di ufuk barat hingga hilangnya mega merah (syafaq ahmar). Ini adalah periode terpendek di antara lima waktu salat, yakni sekitar 15-20 menit di daerah khatulistiwa seperti Indonesia. waktu maghrib
Waktu maghrib bukan hanya tentang menunaikan salat fardhu. Ia adalah momen istimewa yang disebut muslim sebagai "waktu mustajab" (waktu terkabulnya doa). Berikut amalan yang dianjurkan: Waktu Maghrib adalah waktu shalat keempat dalam sehari
Menurut Mayoritas Ulama (Jumhur) termasuk Mazhab Syafi'i, Maliki, dan Hambali: Sebagian ulama Mazhab Hanafi berpendapat akhir waktu Maghrib
Sebagian ulama Mazhab Hanafi berpendapat akhir waktu Maghrib adalah hilangnya mega putih (syafaq abyadh), namun pendapat yang paling kuat dan menjadi pedoman mayoritas umat Islam adalah hilangnya mega merah.
Catatan Penting: Waktu Maghrib memiliki durasi yang paling singkat dibandingkan waktu shalat lainnya (diperkirakan sekitar 45 menit hingga 1,5 jam tergantung musim dan lokasi). Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk menyegerakan shalat Maghrib.