In the landscape of modern romance cinema, Drake Doremus’ Newness operates as a quiet, unflinching ethnography of the digital age. While films like Her explored the emotional capabilities of Artificial Intelligence, and Searching utilized the screen-life format for thriller mechanics, Newness sits somewhere more uncomfortable: it is a drama about the exhausting labor of love in the era of infinite choice.
Starring Nicholas Hoult and Laia Costa as Martin and Gabi, the film is not a love story about meeting "the one"; it is a story about the terrifying realization that "the one" might be a statistical impossibility when better options are just a thumb-swipe away. nonton newness -2017-
Nicholas Hoult berhasil keluar dari bayang-bayang perannya sebagai Beast di X-Men. Di sini, ia memerankan pria tidak sempurna yang berjuang melawan egonya. Laia Costa ( Victoria) memberikan performa yang setara kuat—emosional, ekspresif, dan terasa nyata. Tidak ada dialog klise; percakapan mereka terasa seperti cuplikan dari sesi terapi pasangan sungguhan. In the landscape of modern romance cinema, Drake
Perlu diketahui, film ini memiliki rating R (Restricted) . Terdapat adegan seks eksplisit dan frontal yang tidak biasa untuk film independen. Namun, berbeda dengan film dewasa pada umumnya, adegan seks di sini tidak dibuat untuk sensasi semata. Adegan-adegan tersebut justru berfungsi sebagai narasi: bagaimana pasangan modern sering menggunakan seks sebagai pelarian untuk menghindari komunikasi yang sebenarnya. Tidak ada dialog klise; percakapan mereka terasa seperti
Jika Anda berencana untuk nonton Newness, pastikan Anda dalam suasana hati yang matang dan siap untuk menyaksikan gambaran yang jujur (dan terkadang memalukan) tentang hubungan generasi milenial.
Pernahkah kamu berhenti sejenak di tengah hiruk-pikuk aplikasi kencan (dating app) dan bertanya, "Apakah ada yang lebih baik di luar sana?"
Jika ya, maka film Newness (2017) adalah cermin yang perlu kamu saksikan. Disutradarai oleh Drake Doremus (yang juga menggarap Like Crazy), film ini bukan sekadar drama romantis biasa. Ia adalah eksplorasi yang tajam, mentah, dan terkadang menyakitkan tentang bagaimana teknologi telah mengubah cara kita mendefinisikan komitmen dan keintiman.
In the landscape of modern romance cinema, Drake Doremus’ Newness operates as a quiet, unflinching ethnography of the digital age. While films like Her explored the emotional capabilities of Artificial Intelligence, and Searching utilized the screen-life format for thriller mechanics, Newness sits somewhere more uncomfortable: it is a drama about the exhausting labor of love in the era of infinite choice.
Starring Nicholas Hoult and Laia Costa as Martin and Gabi, the film is not a love story about meeting "the one"; it is a story about the terrifying realization that "the one" might be a statistical impossibility when better options are just a thumb-swipe away.
Nicholas Hoult berhasil keluar dari bayang-bayang perannya sebagai Beast di X-Men. Di sini, ia memerankan pria tidak sempurna yang berjuang melawan egonya. Laia Costa ( Victoria) memberikan performa yang setara kuat—emosional, ekspresif, dan terasa nyata. Tidak ada dialog klise; percakapan mereka terasa seperti cuplikan dari sesi terapi pasangan sungguhan.
Perlu diketahui, film ini memiliki rating R (Restricted) . Terdapat adegan seks eksplisit dan frontal yang tidak biasa untuk film independen. Namun, berbeda dengan film dewasa pada umumnya, adegan seks di sini tidak dibuat untuk sensasi semata. Adegan-adegan tersebut justru berfungsi sebagai narasi: bagaimana pasangan modern sering menggunakan seks sebagai pelarian untuk menghindari komunikasi yang sebenarnya.
Jika Anda berencana untuk nonton Newness, pastikan Anda dalam suasana hati yang matang dan siap untuk menyaksikan gambaran yang jujur (dan terkadang memalukan) tentang hubungan generasi milenial.
Pernahkah kamu berhenti sejenak di tengah hiruk-pikuk aplikasi kencan (dating app) dan bertanya, "Apakah ada yang lebih baik di luar sana?"
Jika ya, maka film Newness (2017) adalah cermin yang perlu kamu saksikan. Disutradarai oleh Drake Doremus (yang juga menggarap Like Crazy), film ini bukan sekadar drama romantis biasa. Ia adalah eksplorasi yang tajam, mentah, dan terkadang menyakitkan tentang bagaimana teknologi telah mengubah cara kita mendefinisikan komitmen dan keintiman.